Selasa, 20 Januari 2009

Motor CB 100.. Tahun lawas.

Tahun boleh tua, tapi kecepatannya tidak kalah dengan motor - motor dikelas CC nya.

Perubahan sudah dilakukan sana sini oleh pemiliknya, mulai dari pengadopsian mesin mega pro agar kekuatan makin mantabstt. Karena sehariannya motor CB 100 ini dikendarai di daerah pedesaan yang memiliki karakter tanjakan dan jalan rusak.

Selain di mesin, CB 100 ini melakukan perubahan di bagian tanki bensin. Perubahan sudah dilakukan berapa kali dibagian ini, mulai dari pembelian tanki yang cukup besar sampai tanki yang berukuran kecil dan langsing. Dan setelah dicoba - coba dan pemiliknya menjatuhkan pilihan ke tanki berukuran kecil dan langsing ini.

Setelah itu dilakukan perubahan dibagian stang kemudinya, kata pemiliknya " Agar terlihat gagah dan mantabstt ". Stang dipilih mengikuti seperti Stang Motorcross. Ini juga yang membuat CB 100 ini kelihatan makin gagah dan nyaman saat dikendarai.

Tampilannya yang eksotis dan menarik ini membuat pemiliknya merasa puas, katanya " Sensasinya seperti menggendarai Harley Davidson ". Budget yang dikeluarkan untuk membuat CB 100 ini kurang lebih sekitar Rp 3,5 juta. Padahal untuk pembeliannya motor CB 100 ini sekitar Rp 2,5 juta yang didapat dari kota solo.

Ini beberapa foto yang digabung :










oleh : Ferry Andikatama
YM : ferry_nancaca99@yahoo.com

Sabtu, 17 Januari 2009

Emosi dan Kesedihan ditiup Angin ?



Emosi dan Kesedihan selalu hadir dalam setiap langkah yang mewarnai hidup ini.

Keduanya mengguratkan memori di hamparan pikiran dan hati kita.

Namun apakah selamanya kita harus emosi dan bersedih?
dan Apakah kita harus selalu berada di dalam kurungan kesedihan?

Apakah yang harusku perbuat?
dan apakahku mammpu?

Apapun itu kita harus mampu menuliskan emosi dan kesedihan diatas butiran pasir putih
agar semua keikhlasan membawanya pergi itu semua
Jadilah sosok yang tegar kawan yang mampu melepas kesusahan bersama terbangnya angin keikhlasan ^,^

oleh : Ferry Andikatama
Email : ferry_nancaca99@yahoo.com

Ket : Kalimat ini ada perubahan dari aslinya yang dikirim oleh Mbak Ida, dikalimat terakhirnya saya suka sekali..